Uncategorized

Desain Logo Peluang Usaha Multimedia Yang Menjanjikan

Mengutak-atik program aplikasi komputer, membikin bentuk dan warna, sekali-sekali cuma terlihat sebagai pekerjaan remeh. Tetapi jangan heran bentuk dan warna yang telah berwujud karya bisa dihargai mahal, yang kebanyakan dalam skor Dolar. Sebuah kans industri kreatif yang menggiurkan bagi siapa saja yang terjun ke dalam bidang desain multimedia.

Seperti yang dijalankan oleh Widiyanto, terlihat mahjong slot sedang santai duduk di depan layar monitor komputer, tangannya lincah memainkan mouse komputer. Gambar di monitor ditarik kemudian dikasih gradasi warna mengaplikasikan aplikasi Photoshop atau Corel Draw.

Begitulah pekerjaan Widiyanto sehari-hari, ia merupakan seorang desainer yang melayani pesanan desain logo perusahaan luar negeri secara online, hal tersebut ditekuninya sejak 2011, persisnya ketika dirinya berstatus sebagai pengangguran.

Tetapi jangan tanya ketika ini, pekerjaan mendesain logo, rupanya cakap menjadi tumpuan penghasilan, malahan Widiyanto cakap membeli kendaraan beroda empat keluaran terupdate, di samping untuk mencukupi keperluan hidup sehari-hari, lewat setiap kontes desain online yang ia menangkan.

Ia menggeluti bidang desain ini, awalnya karena kepepet dan iseng corat-coret di komputer belajar secara otodidak bareng teman.

“Dikala ada kans meniru kontes desain logo online, maka saya ajukan karya saya, dan rupanya menang,” sebut Widiyanto yang membuka usaha desain di rumahnya Nusupan Salaman Magelang.

Dikala ini Widiyanto termasuk desainer kelas platinum, dimana hadiah kontes yang diburu bernilai ribuan Dolar, adapun desainer pemula kebanyakan memburu kontes berhadiah 300 Dolar ke bawah.

Karena semakin tinggi hadiahnya, pesertanya semakin banyak dari semua dunia, karena diselenggarakan secara online, lewat laman tertentu yang berfungsi menjadi perantara antara buyer atau pihak yang memerlukan desain dengan peserta atau desainer.

Ada salah satu karya saya yang berhadiah dengan skor tinggi merupakan 1.050 Dolar, yang diorder buyer dari Amerika.

“Karena hadiahnya tinggi maka pesaingnya juga banyak, berjumlah 1.000 lebih karya masuk, dan Alhamdulillah karya saya menang. Tetapi yang tertinggi skor karya saya merupakan 1.500 Dolar, melainkan pesaingnya malahan sedikit,” terang Widiyanto.

Widiyanto mengaku dirinya menspesialiskan diri terhadap desain logo produk teknologi informasi, elektronika dan beberapa perumahan. Meski untuk logo dari produk atau jasa lainnya, seperti rumah sakit, rumah makan (produk makanan), Ia mengaku tak terlalu pandai.

Ada beraneka perusahaan di bidang berbeda-beda yang mengorder logo. Ia umumnya menggarap atau ikut kontes perusahaan teknologi informasi, seperti komputer, laptop, software, hardware dan sejenisnya.

“Kebanyakan dari Amerika, China, Australia, dan Arab, di negara-negara itu banyak perusahaan baru yang memerlukan logo,” terang Widiyanto.

Dikala ini karya Widiyanto telah mencapai ratusan lebih, setiap karya lewat cara kerja kreatif kurang dari separo jam, karena pengorder desain logo telah memberikan tutorial logo yang diinginkan. Setelah logo jadi dan dikirim online, kalau pengorder berminat akan memberikan feed back, atau umpan balik untuk revisi koreksi yang kurang.

Menurutnya, mengGarap desain cuma sebentar, cuma memikirkan konsepnya yang lama, cukup ikuti panduannya saja, melainkan mesti ada kreasi baru. Salah satu figur ada perusahaan perumahan di Amerika, yang letaknya di pegunungan.

“Peserta yang lain kebanyakan kirim desain logo ada bentuk rumahnya, melainkan logo saya malahan tak bergambar rumah, melainkan saya beri gambar pegunungan, dan rupanya menang, karena kita mesti kreatif berfikir out of the box atau di luar kebiasaan tanpa meninggalkan konsep,” tandas Widiyanto.

Dalam berkarya Widiyanto tak pelit membagikan ilmunya, banyak desainer di tempat Salaman belajar atau mendesain di studio Widiyanto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *