Uncategorized

Menara Eiffel Jadi Daerah Liburan Paling Banyak Dikomplain, Bagaimana Dapat ?

Paris dilaporkan menduduki posisi teratas sebagai objek tamasya yang paling banyak dikomplain wisatawan. Duh, kok bisa ya!

Ya, ini untuk pertama kalinya Menara Eiffel mendapatkan ulasan terburuk berdasarkan studi yang dikerjakan oleh Uswitch. Studi ini mencatat jumlah keluhan serta waktu yang dihabiskan oleh para wisatawan untuk menuliskan keluhannya hal yang demikian. Akhirnya malahan amat mengagetkan.

Menara Eiffel menduduki posisi slot qris gacor pertama sebagai objek tamasya yang paling banyak dikeluhkan, diikuti Colosseum, Big Ben, Piramid Giza, Patung Liberty, Hollywood sign, Sydney Opera House, Taj Mahal, Tembok Berlin, dan Grand Canyon’s South Rim.

Untuk menentukan bahwa ulasan hal yang demikian benar-benar mewakili keluhan wisatawan, Uswitch mengawali studi dengan mengumpulkan 50 daftar landmark atau ikon tamasya di seluruh dunia melewati laman Tripadvisor. Mereka kemudian mencari ulasan buruk wisatawan pada 50 halaman pertama di masing-masing tempat.

Kemudian, mereka menganalisis jumlah ulasan buruk dengan menghitung sempurna kata yang diketik per menit. Metode ini nantinya akan mewujudkan metrik untuk menentukan objek tamasya yang paling banyak dikomplain wisatawan.

Benar saja, Menara Eiffel menduduki peringkat pertama dengan sempurna 19.303 negatif ulasan atau ulasan buruk dan 24.129 menit (402 jam) waktu yang diterapkan wisatawan untuk menuliskan ulasan hal yang demikian. Colosseum di aroma menduduki posisi kedua dengan sempurna 1.944 ulasan buruk dengan waktu ketik 2.430 menit (41 jam).

Klaim yang dikerjakan Uswitch ternyata sempat dikritisi oleh sejumlah media internasional sepeti The New York Times dan Harvard Business Ulasan. Mereka menyebut studi ini tak bisa dipertanggung jawabkan karena hanya melihat dari jumlah ulasan buruk dan waktu untuk menulisnya.

Sayangnya, ulasan baik dari wisatawan untuk Menara Eiffel seringkali disertai hal-hal negatif seperti ‘tidaknya ada social distancing’, ‘dekil’ , dan ada yang melabeli ‘Covid’.

Studi itu juga menonjolkan nama-nama wisatawan yang menuliskan ulasan buruk. Beberapa di antaranya adalah, Kim, Susan, Sue, Sarah, Julie, Emily, Claudia, Anna, Rachel, Paul, David, John, Mark, Andrew, Steve, Michael, Peter, Jeff, dan Daniel. diinfokan dari Travel and Leisure.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *